Jumat, 18 Januari 2008

Sejarah SMK Muhammadiyah Parung




1. Sejarah Singkat

Berdirinya SMK Muhammadiyah Parung adalah perwujudan dari keinginan warga Muhammadiyah dan simpatisan yang berada di Parung dan sekitarnya dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia-manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah Swt., berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, sehat jasmani dan rohani, berkepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggungjawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
Persyarikatan Muhammadiyah di Parung persisnya di DesaBojong Indah (dulu Bojong Sempu) telah ada sejak pertengahan tahun 70-an, dan telah memiliki amal usaha seperti : TK ABA ('Aisyiyah Busthanul Athfal) 77, SD Muhammadiyah 58 Ciseeng, SMP Muhammadiyah 37 Parung dan SMA Muhammadiyah Parung.
Kehadiran Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Parung sesungguhnya selain atas dasar perwujudan dan keinginan warga Muhammadiyah Parung, juga untuk memenuhi keinginan masyarakat Kecamatan Parung bahwa SMK yang berdiri khas Islam belum ada di sana.
Maka pada tanggal 17 Juli 1999 atas prakarsa :
(1) Drs. Salman Tumanggo, M.Pd.,
(2) Madro'i, S.Pd.,
(3) Drs. Hasyim Ashari,
(3) Zaenal Hamiludin, S.Pd.,
didirikanlah SMK Muhammadiyah Parung yang berkedudukan di Jalan H. Mawi No. 292 Desa Bojong Indah, Kec. Parung Kab. Bogor Kode Pos 16330.
Selanjutnya oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ciputat para pemrakarsa di atas dikukuhkan sebagai pendiri SMK Muhammadiyah Parung berdasarkan surat No. II.A/2-a/163/2000 tanggal 20 Oktober 2000. Dan sekarang untuk pengelolaan SMK Muhammadiyah Parung diserahkan kepada Pimpinan Cabang Muhammadiyah Parung.

2. Pembangunan Fisik
Pada tahap awal tahun 1999 dibangun 4 (empat) lokal dengan fondasi tingkat, dan pembiayaannya ditanggung oleh Pimpinan Cabang Ciputat sampai tahun 2000 tidak ada penambangan bangunan fisik sekolah. Baru pada bulan Pebruari 2001 dimulai lagi pembangunan 4 (empat) lokal di lantar 2 setelah mendapatkan pinjaman dari warga Muhammadiyah.
Diawali Tahun Diklat (dulunya Tahun Pelajaran) 1999/2000 jumlah murid sebanyak 98 orang siswa, dan hingga sekarang telah meluluskan 829 orang siswa dengan data sebagai berikut :
1) Tahun Diklat 2001/2002 98 orang
2) Tahun Diklat 2002/2003 104 orang
3) Tahun Diklat 2003/2004 127 orang
4) Tahun Diklat 2004/2005 185 orang
5) Tahun Diklat 2005/2006 185 orang
6) Tahun Diklat 2006/2007 170 orang +
Jumlah seluruhnya 829 orang

0 comments: